Lantik, Atlet Perbakin Babel Juara Tiga Kejurnas Menembak

Pangkalpinang- Lantik, atlet putra menembak Babel, berhasil meraih juara tiga dan lolos babak kualifikasi (MQS) pekan olahraga nasional (PON) XX/2020, pada kejuaraan nasional (Kejurnas) menembak antar pengurus Provinsi 2019, rabu (18/12/2019), di Jakarta.

Kejurnas menembak yang diselenggarakan oleh pengurus besar (PB) Persatuan menembak Indonesia (Perbakin) yang berlangsung mulai tanggal 15-21 Desember 2019, di adakan di tiga lokasi lapangan tembak, antara lain, lapangan Senayan Jakarta, lapangan tembak Cikupa Tangerang dan lapangan tembak Cilodong Depok.

"Dengan demikian babel sdh meloloskan 5 petembak. Kemungkinan masih bisa nambah satu atlet lagi yang bisa lolos seleksi PON, karena masih ada kesempatan minimal satu kali seleksi", kata , Suharto, selaku Pelatih menembak yang juga selaku Kepala dinas Kepemudaan dan olahraga provinsi Bangka Belitung, rabu, (18/12/2019), di Pangkalpinang.

Saat kejurnas, Babel menurunkan tiga orang atlet menembaknya yakni Lantik, anggit putra dan Sugeng, namun sangat disayangkan, sugeng belum mendapat keberuntungan pada kejurnas tersebut, sementara, Anggit putra mengikuti kelas air riffle perorangan putra dengan total nilai 603. 9.
jelasnya.

Ditambahkannya, selaku pelatih bersama dengan ridwan gunawan, jika melihat hasil pertandingan, ia merasa optimis PON 2020 di papua mendatang, menurutnya, kedepan tinggal bagaimana mensupport untuk persiapan tecnichal camp (TC) nanti, ungkapnya.

Seperti diketahui, Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Babel saat ini di ketuai oleh Erzaldi Rosman, rencananya, pelantikan ketua Perbakin Babel akan dilaksanakan pada bulan Januari 2020 mendatang.

"Saya sudah merundingkan agar Ridwan Gunawan bisa turun gunung ikut kejuaraan menembak pada PON 2020 mendatang di kategori kelas Smool bore tiga posisi, harapannya posisi Smool bore 3 posisi ini yang masih kita harapkan bisa lolos", katanya.

Dikatakannya, PON merupakan kejuaraan olahraga paling bergengsi yang dilaksanakan empat tahun sekali, rencananya, setelah PON 2020 di Papua, PON akan dilaksanakan dua tahun sekali.

"nantinya PON akan diadakan dua tahun sekali, maka pembinaan atlet harus di mulai sejak dini, sehingga atlet Babel mampu berkiprah di kancah nasional maupun dunia", harapnya.

Sumber: 
Diskepora Babel
Penulis: 
Adits
Bidang Informasi: 
DISKEPORA