Kadiskepora Suharto Bilang Monumen Sahabuddin dapat Dijadikan Destinasi Wisata

Pangkalpinang- Sejak awal Berdirinya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selalu terkait sejarahnya dengan TNI Angkatan Laut (AL), Pasalnya TNI AL sangat berkontribusi besar terhadap berdirinya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Suharto menyampaikan rasa terima kasih kepada Danlanal dan TNI AL, karena telah menjaga dan mengangkat kembali sejarah pertempuran Laut Arafuru, sehingga masyarakat Bangka Belitung bisa lebih mengenal sejarah perjuangan Sahabuddin.

Alhamdulilah akhirnya hari ini monumen Sahabuddin bisa diresmikan gubernur Erzaldi, Keterlambatan Peresmian ini dikarenakan kondisi dan situasi saat itu tidak memungkinkan, Kasmiri saat itu menjabat selaku kepala Diskepora maupun Gubernur Eko Maulana Ali kondisi fisik yang tidak memungkinkan (sakit) dikarenakan rutinitas pekerjaan yang terlalu padat, jelas kadiskepora Suharto

"Karena monumen sahabuddin itu dibangun bukan hanya sekedar monumen saja namun ada sejarahnya, dengan adanya monumen Sahabuddin ini juga dapat dijadikan sebagai destinasi wisata, jadi selain berolahraga para generasi muda bisa mengenal sejarah Putra Babel", ungkap kadiskepora Suharto (15/01/2019).

Danlanal Letkol (P) Muhammad Taufik menjelaskan, maka sudah seyogyanya bisa mengenang perjuangan putra terbaik daerah Bangka belitung dalam mengorbankan dirinya pada saat masa penjajahan, jelas Danlanal Letkol (P) Muhammad Taufik didampingi Kepala dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi kepulauan Bangka Belitung Suharto, usai Upacara peringatan Hari Dharma Samudra 2019, di GOR Sahabuddin, Selasa (15/01/2019)

Ditambahkannya, ini suatu kebanggaan bagi provinsi kepulauan Bangka belitung, karena salah satu putra terbaik Babel yakni Sahabuddin yang telah mengorbankan dirinya pada saat kemerdekaan, menurutnya, ini merupakan jiwa patriotisme, jiwa nasionalisme dan sifat pantang menyerah, sehingga mereka rela berkorban jiwa dan raga demi mempertahankan NKRI, jelas Danlanal Taufik.

Danlanal Letkol Taufik berharap agar masyarakat dapat memahami dan mengerti keberadaan monumen, karena sejak berdirinya provinsi kepulauan Bangka belitung dan dibangunnya monumen Sahabuddin, hari ini baru di resmikan secara langsung oleh gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung". Ungkap Danlanal Letkol Muhammad Taufik.

Ditambahkannya, dengan adanya monumen Sahabuddin dapat menjadi contoh bagi generasi muda, pembangunan monumen dibangun langsung di dekat wilayah Gelanggang Olahraga (GOR) agar para generasi muda dapat mencontoh perjuangan dan semangat Sahabuddin dalam mempertahankan NKRI.

" dibangunnya monumen ini dekat dengan GOR karena di GOR tempat pegiat para generasi muda untuk membina, melatih fisik, mental dan jiwa sportifitas. Sehingga agar semangat yang pernah di tunjukkan pendahulu kita bisa diikuti para generasi muda Bangka belitung ", harapnya.

Sumber: 
Diskepora Babel
Penulis: 
Adits
Bidang Informasi: 
DISKEPORA