Kadiskepora Suharto Membuka Secara Resmi Pelatihan Olahraga

Pangkalpinang - Kemajuan suatu organisasi harus menerapkan empat point dalam tata kelola manajemen organisasi, salah satunya, organisasi harus mandiri tidak tergantung pada anggaran pemerintah pusat maupun daerah.

Selain itu, organisasi harus dikelola dengan baik dan modern, ketiga, organisasi harus lebih akuntabilitas sebagai bentuk tanggung jawab dalam penggunaan anggaran, baik anggaran pemerintah, masyarakat maupun stakeholder yang tergabung dalam pembinaan olahraga.

Demikian disampaikan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam hal ini diwakili Kepala dinas kepemudaan dan olahraga provinsi kepulauan Bangka Belitung, Suharto, saat menyampaikan pesan Asisten Deputi kemenpora dan membuka secara resmi kegiataan pelatihan manajemen olahraga, rabu (24/07/2019) malam, di hotel puncak Pangkalpinang.

"Point yang terakhir yakni setiap organisasi harus didukung data penguatan tenaga olahraga seperti kualitas pelatih, wasit, juri dan instruktur yang tersertifikasi standar nasional maupun internasional", ungkapnya.

Pelaksanaan Program pelatihan manajemen olahraga dijalankan sesuai dengan amanat UU no 35 tahun 2005, tentang sistem keolahragaan Nasional. Diikuti sekitar 100 peserta dari pengurus cabang olahraga dan pembina club olahraga se Babel. Kegiataan yang dimotori oleh Asisten deputi peningkatan dan organisasi keolahragaan Kemenpora RI, mengusung tema "Peningkatan profesional manajemen olahraga dan kapasitas organisasi olahraga fungsional, profesional dan prestasi", dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 24-26 Juli 2019, di puncak hotel Pangkalpinang provinsi kepulauan Bangka Belitung.

Kadiskepora Suharto menambahkan, untuk mencapai dan mewujudkan atlet yang berprestasi harus didukung tiga hal, pertama, sumber daya manusia, kedua, sumber pendanaan, ketiga, infrastruktur untuk pengelolaan organisasi olahraga.

"Kedepan bangsa negara Indonesia harus sehat semua, kalau bangsa negara diharapkan sehat tentunya olahraga kita harus kuat", pungkasnya.

Sementara itu, Harianto Kepala bidang peningkatan mutu wasit, juri dan tenaga pendukung, Asisten deputi peningkatan dan organisasi keolahragaan Kemenpora RI, memberikan apresiasi kepada kepala dinas diskepora Babel Suharto dan ketua KONI babel beserta jajarannya yg telah bersedia bekerjasama dengan Asisten deputi peningkatan dan organisasi keolahragaan deputi bidang peningkatan prestasi olahraga kementerian pemuda dan olahraga.

"ada 24 titik kegiataan manajemen olahraga yang akan dilaksanakan diindonesia, Babel termasuk provinsi yang ke 9 yang telah berjalan kegiataan pelatihan manajemen olahraganya", ujarnya.

Maksud dan tujuan kegiataan antara lain, pertama, untuk meningkatkan peran induk organisasi keolahragaan dalam meningkatkan prestasi olahraga, kedua, meningkatkan kualitas dan kompetensi pengelola manajemen serta pembina olahraga di daerah.

Pembukaan pelatihan manajemen olahraga dihadiri Kadiskepora Babel Suharto didampingi Kabid Pembudayaan dan prestasi olahraga Diskepora Babel Burhanuddin. Kepala bidang peningkatan mutu wasit, juri dan tenaga pendukung Asisten deputi peningkatan dan organisasi keolahragaan Kemenpora beserta jajaran. Ketua KONI Babel Elfandi beserta pengurus KONI.

Sumber: 
Diskepora Babel
Penulis: 
Adits
Bidang Informasi: 
DISKEPORA