Kejurnas Atletik, Lompatan Ahmad Hambali Syukur Persembahkan Emas Pertama Untuk Babel

Koba - Ahmad hambali syukur atlet atletik PPLP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil merebut medali emas dengan lompatan sejauh 7.44 meter. Pada kejuaraan lompat jauh Putra kejuaraan nasional (Kejurnas) antar PPLP/PPLPD/SKO se-Indonesia.

Pengalungan medali secara resmi langsung di sematkan oleh kepala dinas kepemudaan dan olahraga Provinsi Babel Suharto, Senin (29/04/2019) di podium stadion Koba Bangka tengah provinsi Bangka Belitung.

Selain Ahmad hambali syukur, di nomor lomba lompat gawang 400 m putra, Sudarma atlet PPLP Prov Babel juga berhasil menyumbang medali perak. Di nomor lomba lari 5000 m putra, Pujiansyah atlet PPLPD Babel juga berhasil menyumbangkan medali perunggu.

"Alhamdullilah, di hari pertama lomba atlet kita Babel telah berhasil meraih tiga medali, semoga semakin banyak medali yang akan diperoleh para atlet Babel selama kejurnas ini dan bisa lolos kualifikasi PON", jelas kadiskepora suharto dengan wajah penuh semangat, saat menyaksikan pertandingan, Senin (29/04/2019) di stadion Koba Bangka tengah.

Ditambahkannya, dengan digelarnya kejuaraan ini sangat positif sekali, apalagi kejuaraan yang bertaraf kejuaraan nasional, menurutnya, saat ini provinsi Babel sedang mewujudkan program sport tourism di babel. Dikatakannya, ini membutuhkan startegi untuk menggelar kejuaraan bertaraf nasional dan internasional di Babel, pasalnya, Babel merupakan daerah kepulauan.

"Kita harus berani gila, jika kita ingin daerah kita maju maka kita harus berani Gila, saya sangat mendukung kebijakan program pemerintah era pak gubernur Erzaldi, yang mendatangkan berbagai event nasional dan internasional di babel", ungkapnya.

Selain itu, dengan mendatangkan berbagai event nasional dan internasional di Babel dapat sebagai ajang promosi potensi Bangka Belitung ditingkat nasional bahkan internasional. Menurutnya, jika Babel ingin maju, kedepan harus berani berkabolarasi dan bersinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pungkasnya.

" harus berani, bila perlu nanti jika mengadakan event yang bersifat mendunia maka perlu dibuat peraturan daerah(perda), jadi ketika ada event nasional dan internasioanal, yang tanggung jawab bukan hanya Pemprov saja, tapi kabupaten/kota juga", pungkasnya.

Sumber: 
Diskepora Babel
Penulis: 
Adits
Fotografer: 
Iratnawati
Bidang Informasi: 
DISKEPORA