Perlu Komitmen Agar Pembangunan Kepemudaan Dan Olahraga Tercapai

PANGKALPINANG-Kebijakan pembangunan kepemudaan dan keolahragaan menjadi strategis dalam rangka mewujudkan peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia dengan harapan dapat diraihnya tujuan pembangunan kepemudaan, yaitu pembentukan karakter, pembentukan kapasitas, dan daya saing pemuda serta mewujudkan masyarakat indonesia yang bugar, sehat, dan berprestasi di bidang olahraga. 

Hali itu dikatakan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Diskepora) Babel, Suharto, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kegiatan Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Tahun 2021 di ruang Balroom Swis Bell Hotel, Senin pagi (8/03/2021).

Untuk itu, Suharto mengatakan, diperlukan kerjasama serta komitmen berbagai pihak, baik dari unsur Diskepora, OPD Kabupaten dan Kota, serta stakeholder dalam berupaya agar pembangunan kepemudaan dan keolahragaan dapat tercapai secara maksimal. Langkah-langkah strategis yang mendorong implementasi kebijakan ini perlu disusun agar seluruh pihak dapat terbuka dan melaksanakannya. 

Menurutnya, kegiatan Forum Renja perangkat daerah ini, sangat tepat dijadikan wadah implementasi dari RJPMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2017-2022, berdasarkan hal tersebut, pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di Babel dalam dukungannya mewujudkan visi dan misi Gubernur, yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan handal melalui pembinaan urusan kepemudaan dan olahraga.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam masa pandemi saati ini, penting untuk terus berkarya dan berjuang bersama-sama menghadapi permasalahan yang ada pada saat ini. Kewirausahaan pemuda dapat menjadi tumpuan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, peningkatan kapasitas organisasi kepemudaan dan sosial serta keolahragaan dapat dijadikan sebagai pencetus untuk tetap berkarya, dan pembinaan olahraga dapat dijadikan sebagai acuan dalam meningkatkan prestasi olahraga di tingkat nasional maupun internasional. 
“Sport Tourism” juga dapat menarik minat wisata melalui   kegiatan wisata yang dipadukan dengan kegiatan olahraga, yang memiliki makna memberdayakan masyarakat melalui keterlibatan secara aktif dalam menciptakan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif dan kreatif.” Ujar Suharto.

Sementara itu, ketua pelaksana Forum Renja Perangkat Daerah Diskepora Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Desi Destriana mengatakan dalam sambutannya, tujuan dilaksanakan kegitan ini adalah untuk Menyelaraskan program, kegiatan dan sub kegiatan Perangkat Daerah Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan usulan program, kegiatan dan sub kegiatan kabupaten/kota dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan dan sinergisitas pelaksanaan prioritas pembangunan daerah.

Kegiatan Forum Renja Perangkat DaerahTahun 2021 ini dilaksanakan selama 2 hari, dimulai pada hari ini Senin, 8 Maret  dan berakhir  9 Maret 2021 dan diikuti sebanyak 55 peserta, yang berasal dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga Se-ProvinsiKepulauan Bangka Belitung, Organisasi Kepemudaan dan Olahraga serta instansi terkait.

Kegiatan ini dihadiri tiga narasumber yaitu Kepala Bagian Evaluasi dan Pemilaian Kinerja Biro Perencanaan dan Organisasi Kemenpora RI, Yayat Suyatna, Kepala Diskepora Babel, Suharto dan Kabid Sosial, Budaya dan Pemerintah Bappeda Babel, Amran. (reza)

Sumber: 
Diskepora Babel
Penulis: 
Reza Wahyudhi Thamrin
Fotografer: 
Reza Wahyudhi Thamrin
Bidang Informasi: 
DISKEPORA