Rusunawa Pangkalarang Sepi Penghuni, Gubernur Babel Erzaldi Bilang Begini

Pangkalpinang - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pangkalarang milik Pemerintah Kota Pangkalpinang menjadi perhatian serius Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, pasalnya, rusunawa sepi penghuni dan terkesan kurang terawat.

Sebelum membuka turnamen sepakbola muharram cup III Gubernur Babel Erzaldi Rosman didampingi Kepala dinas kepemudaan dan olahraga Babel Suharto, menyempatkan diri melihat dan berbincang -bincang bersama warga sekitar rusunawa pangkalarang Pangkalpinang provinsi Babel.

Gubernur Provinsi kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, berharap agar pemerintah kota Pangkalpinang untuk segera mengatasi permasalahan yang dihadapi rusunawa, harapnya, usai membuka turnamen sepakbola Muharram cup III, minggu (28/07/2019) sore, di Kelurahan Pangkalarang Pangkalpinang Provinsi Babel.

Rusunawa dengan empat unit bangunan yang terdiri dari 399 unit petak rumah, hingga kini rusunawa hanya terisi dan dihuni tidak lebih dari 40 unit rumah. Rusunawa dikelola Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah naungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DinPerkim) kota Pangkalpinang Babel.

Menurutnya, Rusunawa merupakan program yang sudah lama dan diperuntukan untuk nelayan. Selain itu, katanya, rusunawa bukan wewenang pemerintah provinsi. namun, pemerintah provinsi Babel akan bersedia membantu jika pemerintah kota Pangkalpinang mengajukan permohonan, jelasnya.

"tadi saya lihat ada beberapa bagian yang rusak dan masalah air bersih sehingga minat masyarakat untuk tinggal menjadi berkurang, ini harus segera diperbaiki. Permasalahan utama adalah masalah air bersih, intinya kami siap membantu, kalau memang ada permintaan dari pemkot" , kata gubernur erzaldi.

Sementara itu, Camat Pangkalbalam, fibriyani, mengatakan, Rusunawa di Pangkalarang kota Pangkalpinang terdiri dari empat unit bangunan dengan jumlah petak rumah sebanyak 399 unit.

"Dulu terlalu lama tidak ditinggali dan masyarakat belum berminat ke hunian vertikal, dan kita belum mengalihkan yang kumuh itu ke Rusunawa, nanti juga akan diarahkan ke sana dan kebijakan yang pro akan dibuat untuk pemenuhan rusunawa tersebut", ungkapnya.

Sumber: 
Diskepora Babel
Penulis: 
Adits
Bidang Informasi: 
DISKEPORA