Triya Marlina, Atlet Perbakin Bangka Persembahkan Medali Untuk Babel

Pangkalpinang - Triya Marlina yang mewakili Bangka Belitung pada ajang kejuaraan menembak 1 st Indonesia Shooting Championship Open Tournament yang digelar pada tanggal 19 – 27 Agustus 2019 lalu di Lapangan Tembak Senayan Jakarta dan Lapangan Tembak Cikupa Tanggerang berhasil meraih medali perunggu di nomor lomba 10 m Air Rifle Women.

Keberhasilan Triya Marlina ini diluar perkiraan karena berhasil menyisihkan atlit menembak lainnya yang jauh lebih senior dari Pelatnas Sea Games maupun Olimpiade, hal ini diungkapkan kadiskepora Suharto selaku pelatih di ruang kerjanya Kantor Diskepora Prov. Kep. Babel, senin 02/09/2019.

Ditambahkannya, Kejuraan ini merupakan seri kejuaraan yang digelar PB PERBAKIN pada bulan Agustus bersama dengan even internasional yakni South East Asia Youth Trining Camp Air Rifle, dan 43 South East Asia Shooting Champianship (SEASA) yang diikuti oleh 21 negara, dimana masing – masing negara mengirimkan 3 penembak terbaiknya.

Dikatakannya, diperlukan mental yang kuat dan tangguh dari seorang atlit dalam menghadapi even ini, karena SEASA dan Indonesia Shooting Championship Open Tournamen ini dilaksanakan secara bersamaan, demikian juga scoringnya hingga final.

“Capaian prestasi atlit menembak kita ini sungguh membanggakan, karena diraih dengan latihan yang keras secara kontinyu setiap hari tanpa henti selain itu peran pelatih dalam memberikan arahan dan teknik juga jadi faktor penentu, “ terang, kadiskepora Suharto.

Dalam kejuaraan tersebut, PERBAKIN Kepulauan Bangka Belitung menurunkan 3 orang atlet yakni Anggita Putra P dinomor lomba 10 m Air Rifle Men dan Triya Marlina 10 m Air Rifle Women serta Salwa Andini dinomor yang sama, selain itu Babel juga menurunkan 1 Mix Team Anggita dan Triya yang hanya berhasil melaju ke final 5 besar.

“Secara keseluruhan hasil anak – anak ini saya belum merasa puas, ini akan jadi bahan evaluasi sebagai pelatih untuk mempersiapkan mereka lebih matang lagi terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua nanti,” ungkap, Suharto.

Membawa anak – anak menuju prestasi puncak merupakan tugas yang sangat berat, dimana Kadiskepora Suharto yang juga selaku Kepala Diskepora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung harus membagi waktu dan perhatian antara tugas kantor dan melatih, terkadang kertas target latihan anak – anak dan arahan pelatih dikirim lewat WhatsAPP.

Diakuinya, dalam melatih anak – anak ini dirinya juga dibantu oleh Ridwan Gunawan seorang mantan atlit nasional Bangka Belitung era 80-an, dengan segudang prestasi nasional dan internasional sehingga terjadi kolaborasi sharing pengalaman dan teknik yang berguna bagi para atlit.(rel.)

Sumber: 
Diskepora Babel
Penulis: 
Erik/adits
Bidang Informasi: 
DISKEPORA